Banjir Setinggi 1 Meter Rendam Jalan Lintas Liwa–Ranau Hambat Kunjungan Wisawatan Menuju Danau Ranau, Aparat Pekon Minta Perhatian Gubernur

Apr 3, 2025 - 13:39
Apr 3, 2025 - 13:41
 0
Banjir Setinggi 1 Meter Rendam Jalan Lintas Liwa–Ranau  Hambat Kunjungan Wisawatan Menuju Danau Ranau, Aparat Pekon  Minta Perhatian Gubernur

LAMPUNG BARAT (Lampunggo) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, pada Rabu (2/4/2025) petang mengakibatkan banjir setinggi sepaha orang dewasa hingga 1 meter di ruas Jalan Raya Lintas Liwa–Ranau, Pekon Tanjungraya. Akibatnya, jalur tersebut tidak bisa dilalui kendaraan kecil dan menghambat arus transportasi.

Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, Kepala Pekon Tanjungraya tampak berdiri di tengah jalan yang tertutup air dengan ketinggian sekitar 1 meter. Mengenakan jas hujan, ia menyampaikan permohonan langsung kepada Gubernur Lampung, Mirza, serta Wakil Gubernur, Jihan, untuk segera menangani kondisi ruas jalan yang kerap terendam banjir saat hujan deras melanda.

“Kami selaku aparat desa atau aparat pekon memohon kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur untuk segera menangani jalan lintas Liwa-Ranau yang seperti kita lihat saat ini mengalami banjir dengan kedalaman sekitar 1 meter,” ujar Kepala Pekon dalam video yang beredar.

Dari rekaman tersebut, tampak air bah menggenangi ruas jalan sepanjang kurang lebih 100 meter. Beberapa kendaraan, terutama roda dua dan mobil kecil, kesulitan melintas, sementara kendaraan yang lebih besar nekat menerjang genangan air. Para pengendara terpaksa menunggu surutnya banjir untuk melanjutkan perjalanan.

Banjir ini juga berdampak pada aktivitas wisata di daerah tersebut. Warga dan wisatawan yang hendak berkunjung ke objek wisata Danau Ranau Lumbok Seminung serta OKU Selatan, khususnya Pantai Pusri, mengalami hambatan. Tidak sedikit pengunjung yang akhirnya membatalkan perjalanan atau memilih tidak meneruskan wisata karena air tak kunjung surut.

Warga sekitar menyebut bahwa kondisi ini bukan pertama kali terjadi. Setiap hujan deras mengguyur kawasan tersebut, genangan air kerap menutup badan jalan, menyulitkan aktivitas warga serta mengancam keselamatan pengendara. Mereka berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk mencari solusi permanen, seperti perbaikan drainase atau peninggian badan jalan agar kejadian serupa tidak terus berulang. (RED)

Berikan Reaksi Anda

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow