Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Salurkan Bantuan Kemanusiaan dari Pemerintah Provinsi Lampung untuk Korban Gempa Myanmar

Apr 3, 2025 - 12:50
Apr 3, 2025 - 13:14
 0
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Salurkan Bantuan  Kemanusiaan dari Pemerintah Provinsi Lampung untuk Korban Gempa Myanmar

BANDAR LAMPUNG (Lampunggo) : Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyalurkan bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Provinsi Lampung untuk korban bencana gempa bumi di Myanmar.

Bantuan tersebut diberikan kepada Komandan Brigade Infanteri (Brigif) 4 Mar/BS Lampung, Kolonel Marinir Supriadi Tarigan, di Posko Bantuan Kemanusiaan Brigif, Tugu Adipura, Kota Bandar Lampung, pada Rabu, 2 April 2025.

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung, bantuan yang dikirim mencakup 200 paket sembako, dua unit genset, tiga unit tenda, 160 selimut, dan 150 matras. Selain itu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Moeloek turut menyumbangkan berbagai perlengkapan medis, termasuk perban, antiseptik, obat-obatan, dan vitamin.

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat Myanmar yang terdampak bencana. Inisiatif ini dilakukan berdasarkan instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan koordinasi dari TNI.

Sejumlah personel TNI telah diberangkatkan ke Myanmar untuk menjalankan misi kemanusiaan ini. Rencananya, gelombang selanjutnya akan berangkat pada Kamis, 3 April 2025.

“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran dan dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Myanmar,” ujar Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.

Sementara itu, Kolonel Marinir Supriadi Tarigan menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab TNI dalam penanggulangan bencana. Posko bantuan yang didirikan akan beroperasi selama tiga hari untuk menghimpun bantuan dari berbagai pihak sebelum dikirimkan ke Jakarta.

Kolonel Supriadi menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Lampung atas kontribusi dan kepeduliannya dalam membantu korban bencana di Myanmar.

Gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter mengguncang Myanmar pada 28 Maret 2025. Bencana tersebut menyebabkan lebih dari 2.700 orang meninggal dunia, lebih dari 4.500 orang mengalami luka-luka, dan 441 orang dinyatakan hilang.

Bantuan dari berbagai negara, termasuk Indonesia, terus berdatangan. Semua bantuan yang terkumpul dari Provinsi Lampung dan daerah lainnya akan diserahkan ke Markas Besar TNI di Jakarta dan dilepas secara simbolis oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 3 April 2025. (red)

Berikan Reaksi Anda

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow